Kesederhanaan Rosulullah
0 komentar Rabu, 06 Maret 2013Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW yang
bertepatan pada 12 Rabiul Awal 1433 H, Kamis (24/1), Menteri Koordinator
Bidang Perekonomian Hatta Rajasa menilai momentum Maulid tahun ini
harus digunakan untuk mengingat kembali keteladanan Rasulullah Saw.
Menurut
Hatta, keteladanan Rasulullah SAW tercermin dalam perjuangannya
menegakkan Islam hingga kesederhanaannya sebagai pemimpin. Beliau, kata
Hatta, mencontohkan untuk tidak membuat jarak terhadap yang dipimpin.
"Keteladanan-keteladanan seperti itu penting," tutur Hatta kepada
wartawan di kantor Kemenko Perekonomian.
Lebih lanjut, Hatta
menjelaskan keteladanan tokoh paling berpengaruh dalam sejarah umat
manusia itu juga tergambar dalam menjaga perasaan satu sama lain. Ketua
Umum Partai Amanat Nasional ini lantas mencontohkan perilaku sejumlah
orang yang menggunakan pengawalan demi menembus kemacetan.
Hal ini merupakan contoh orang-orang yang tidak mampu menjaga perasaan. "Sederhanalah dalam hidup. Biasa saja," ujar Hatta.
zuhud dan tawakal
0 komentar
Menurut bahasa zuhud berarti tidak ingin kepada sesuatu dengan meninggalkannya. Zuhud dalam
pengertian ini adalah berusaha mencintai Allah swt. di atas cinta kepada apa
pun dan siapa pun. Seseorang yang memiliki sifat zuhud akan menyerahkan seluruh
pengabdiannya hanya kepada Allah swt. dengan berpaling dan meninggalkan sesuatu
yang bersifat kemewahan duniawi.
20. Barangsiapa menghendaki keuntungan di akhirat akan Kami tambahkan keuntungan itu baginya dan barangsiapa menghendaki keuntungan di dunia Kami berikan kepadanya sebagian darinya (keuntungan dunia), tetapi dia tidak akan mendapat bagian di akhirat.
Tawakal
Adapun tawakal menurut bahasa berarti menyerahkan, mempercayakan atau mewakilkan urusan kepada orang lain. Tawakal dalam pengertian ini adalah menyerahkan segala perkara, ikhtiar dan usaha yang dilakukan kepada Allah swt. serta berserah diri sepenuhnya kepada-Nya untuk mendapatkan manfaat atau menolak yang mudarat.
Dari pengertian tersebut jelas bahwa seseorang yang bertawakal kepada Allah swt. adalah menyerahkan atau mewakilkan segala urusannya hanya kepada Allah swt. sebagai zat yang dapat menyelesaikan segala perkara manusia.
Allah swt. Berfirman dalam Q.S. Ali ‘Imran: 159
Maka berkat rahmat Allah engkau (Muhammad) berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya engkau bersikap keras dan berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekitarmu. Karena itu maafkanlah mereka dan mohonkanlah ampunan untuk mereka, dan bermusyawarahlah dengan mereka dalam urusan itu.) Kemudian, apabila engkau telah membulatkan tekad, maka bertawakallah kepada Allah. Sungguh, Allah mencintai orang yang bertawakal. 159.
Tawakal merupakan amalan hati dan puncak tertinggi kemanusiaan. Sifat ini datang dengan sendirinya manakala iman seseorang sudah matang. Buya Hamka mengatakan ”belum berarti pengakuan iman kalau belum tiba di puncak tawakal”. Orang yang bertawakal tidak berarti harus meninggalkan segala usaha dan ikhtiar. Usaha dan ikhtiar harus tetap dilakukan sedangkan keputusan terakhir diserahkan kepada Allah swt..
Sikap orang yang bertawakal kepada Allah swt. tidak akan berkeluh kesah dan gelisah. Ia akan selalu berada dalam ketenangan, ketenteraman, dan kegembiraan. Jika ia memperoleh nikmat dan karunia dari Allah swt. ia akan bersyukur. Sebaliknya jika ia tertimpa musibah, akan bersabar.
Tawakal merupakan salah satu ciri orang mukmin. Orang beriman mengakui bahwa Allah-lah yang menjadi pelindung dirinya dari segala sesuatu. Orang yang bertawakal kepada Allah swt. akan memperoleh banyak keberuntungan.
Allah swt. Berfirman Q.S. At-Talaq:3
3. dan Dia memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangkanya. Dan barangsiapa bertawakal kepada Allah, niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan-Nya. Sungguh, Allah telah mengadakan ketentuan bagi setiap sesuatu.
Orang yang bertawakal akan mendapat banyak kebaikan dalam hidupnya. Mereka selalu berserah diri kepada Allah swt., bersyukur kepada-nya, dan tidak putus asa apabila usahanya mengalami kegagalan. Oleh karena itu merupakan cobaan bagi dirinya yang akan membawa hikmah. Sebaliknya orang yang yang tidak bertawakal kepada Allah swt., biasanya akan mengalami kekecewaan, berkecil hati, pesimis, dan bahkan nekat melakukan tindakan bunuh diri.
Seseorang yang memiliki sifat
zuhud selalu mengharapkan sesuatu yang lebih baik dan bersifat spiritual atau
kebahagiaan akhirat. Harta yang dimilikinya digunakan untuk pengabdian kepada
Allah swt. guna menegakkan agama Islam.
Allah swt. berfirman Q.S. Al-‘Ankabut: 64:
64. Dan kehidupan dunia ini hanya senda-gurau dan permainan. Dan sesungguhnya negeri akhirat itulah kehidupan yang sebenarnya, sekiranya mereka mengetahui.
60. Dan apa saja (kekayaan, jabatan, keturunan) yang diberikan kepada kamu, maka itu adalah kesenangan hidup duniawi dan perhiasannya; sedang apa yang di sisi Allah adalah lebih baik dan lebih kekal. Tidakkah kamu me-ngerti? (Q.S. Al-Qasas : 60)
Sebagaimana dalam firman Allah swt. tersebut, orang yang memiliki sifat zuhud, tidak pernah terlena dengan kemewahan hidup dunia. Kenikmatan yang diberikan Allah swt. untuk hidup dunia ini hanyalah perhiasan dunia. Sementara kehidupan akhirat adalah lebih kekal. Kemewahan dunia hanyalah sesuatu yang melalaikan orang dari mengingat Allah swt..
Al-Gazali membagi tingkatan zuhud menjadi 3 yaitu
Allah swt. berfirman Q.S. Al-‘Ankabut: 64:
64. Dan kehidupan dunia ini hanya senda-gurau dan permainan. Dan sesungguhnya negeri akhirat itulah kehidupan yang sebenarnya, sekiranya mereka mengetahui.
60. Dan apa saja (kekayaan, jabatan, keturunan) yang diberikan kepada kamu, maka itu adalah kesenangan hidup duniawi dan perhiasannya; sedang apa yang di sisi Allah adalah lebih baik dan lebih kekal. Tidakkah kamu me-ngerti? (Q.S. Al-Qasas : 60)
Sebagaimana dalam firman Allah swt. tersebut, orang yang memiliki sifat zuhud, tidak pernah terlena dengan kemewahan hidup dunia. Kenikmatan yang diberikan Allah swt. untuk hidup dunia ini hanyalah perhiasan dunia. Sementara kehidupan akhirat adalah lebih kekal. Kemewahan dunia hanyalah sesuatu yang melalaikan orang dari mengingat Allah swt..
Al-Gazali membagi tingkatan zuhud menjadi 3 yaitu
- meninggalkan sesuatu karena menginginkan sesuatu yang lebih baik daripadanya,
- meninggalkan keduniaan karena mengharap sesuatu yang bersifat keakhiratan,
- meninggalkan segala sesuatu selain Allah swt. karena mencintai-Nya.
20. Barangsiapa menghendaki keuntungan di akhirat akan Kami tambahkan keuntungan itu baginya dan barangsiapa menghendaki keuntungan di dunia Kami berikan kepadanya sebagian darinya (keuntungan dunia), tetapi dia tidak akan mendapat bagian di akhirat.
Tawakal
Adapun tawakal menurut bahasa berarti menyerahkan, mempercayakan atau mewakilkan urusan kepada orang lain. Tawakal dalam pengertian ini adalah menyerahkan segala perkara, ikhtiar dan usaha yang dilakukan kepada Allah swt. serta berserah diri sepenuhnya kepada-Nya untuk mendapatkan manfaat atau menolak yang mudarat.
Dari pengertian tersebut jelas bahwa seseorang yang bertawakal kepada Allah swt. adalah menyerahkan atau mewakilkan segala urusannya hanya kepada Allah swt. sebagai zat yang dapat menyelesaikan segala perkara manusia.
Allah swt. Berfirman dalam Q.S. Ali ‘Imran: 159
Maka berkat rahmat Allah engkau (Muhammad) berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya engkau bersikap keras dan berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekitarmu. Karena itu maafkanlah mereka dan mohonkanlah ampunan untuk mereka, dan bermusyawarahlah dengan mereka dalam urusan itu.) Kemudian, apabila engkau telah membulatkan tekad, maka bertawakallah kepada Allah. Sungguh, Allah mencintai orang yang bertawakal. 159.
Tawakal merupakan amalan hati dan puncak tertinggi kemanusiaan. Sifat ini datang dengan sendirinya manakala iman seseorang sudah matang. Buya Hamka mengatakan ”belum berarti pengakuan iman kalau belum tiba di puncak tawakal”. Orang yang bertawakal tidak berarti harus meninggalkan segala usaha dan ikhtiar. Usaha dan ikhtiar harus tetap dilakukan sedangkan keputusan terakhir diserahkan kepada Allah swt..
Sikap orang yang bertawakal kepada Allah swt. tidak akan berkeluh kesah dan gelisah. Ia akan selalu berada dalam ketenangan, ketenteraman, dan kegembiraan. Jika ia memperoleh nikmat dan karunia dari Allah swt. ia akan bersyukur. Sebaliknya jika ia tertimpa musibah, akan bersabar.
Tawakal merupakan salah satu ciri orang mukmin. Orang beriman mengakui bahwa Allah-lah yang menjadi pelindung dirinya dari segala sesuatu. Orang yang bertawakal kepada Allah swt. akan memperoleh banyak keberuntungan.
Allah swt. Berfirman Q.S. At-Talaq:3
3. dan Dia memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangkanya. Dan barangsiapa bertawakal kepada Allah, niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan-Nya. Sungguh, Allah telah mengadakan ketentuan bagi setiap sesuatu.
Orang yang bertawakal akan mendapat banyak kebaikan dalam hidupnya. Mereka selalu berserah diri kepada Allah swt., bersyukur kepada-nya, dan tidak putus asa apabila usahanya mengalami kegagalan. Oleh karena itu merupakan cobaan bagi dirinya yang akan membawa hikmah. Sebaliknya orang yang yang tidak bertawakal kepada Allah swt., biasanya akan mengalami kekecewaan, berkecil hati, pesimis, dan bahkan nekat melakukan tindakan bunuh diri.
ZUHUD DAN TAWAKAL
0 komentar
Membiasakan perilaku terpuji
Kompetensi Dasar :
1.
Menjelaskan pengertian zuhud dan tawakal
2.
Menampilkan contoh – contoh perilaku zuhud
3. Membiasakan perilaku zuhud dan tawakal dalam
kehidupan sehari-hari
Indikator :
1.
Menjelaskan pengertian zuhud
dan menyebutkan dalilnya.
2.
Menjelaskan pengertian tawakal
dan menyebutkan dalilnya.
3.
Menunjukkan contoh-contoh
perilaku zuhud dalam kehidupan sehari-hari.
4.
Menunjukkan contoh-contoh
perilaku tawakkal dalam kehidupan sehari-hari.
5. Membiasakan perilaku zuhud dan tawakal dalam
lingkungan keluarga.
6.
Membiasakan
perilaku zuhud dan tawakal dalam lingkungan sekolah.
7.
Membiasakan
perilaku zuhud dan tawakal dalam lingkungan masyarakat.
Strategi Pembelajaran :
·
Guru
menjelaskan pengertian zuhud dan tawakal.
·
Siswa
menelaah lebih dalam mengenai zuhud dan tawakal dan berdiskusi tentang fungsi
zuhud dan tawakal dalam kehidupan.
·
Siswa
berlatih membaca dalil naqli tentang zuhud dan tawakal dengan metode tutor
sebaya.
·
Guru
menjelaskan langkah-langkah kegiatan diskusi yang harus dilakukan siswa.
·
Siswa
berdiskusi untuk mencari contoh-contoh penerapan zuhud dan tawakal.
·
Siswa
menyusun laporan hasil diskusi.
Peta Konsep :
A. ZUHUD
1. Pengertian Zuhud
2. Dalil Naqli
3. Contoh Zuhud
4. Contoh Matrealistis
5. Tabel Pembiasaan Zuhud
B. Tawakal
- Pengertian Tawakal
- Dalil Naqli
- Contoh Tawakal
- Manfaat Tawakal
- Tabel Pembiasaan Tawakal
Materi :
1. Pengertian Zuhud
Zuhud
mengandung arti melepaskan diri dari keterikatan kepada dunia atau melepaskan
diri dari diperbudak oleh dunia. Dengan demikian zuhud bukan berarti melepaskan
diri terhadap kebutuhan dunia, karena hidup tidak dapat dipisahkan dengan
kebutuhan. Tidak ada orang yang hidup tanpa membutuhkan sesuatu. Namun
janganlah menganggap bahwa dunia adalah segala-galanya, sehingga lupa akhirat.
Perhatikan
firman Allah swt berikut :

Artinya : "Dan carilah apa yang telah dianugerahkan
Allah kepadamu sebahagiaan negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan
bahagianmu dari (kenikmatan) kehidupan duniawi. Dan berbuat baiklah (kepada
orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu, serta janganlah kamu
berbuat kerusakan di muka bumi. Allah benar-benar tidak suka kepada orang yang
membuat kerusakan." (QS Al Qashash : 77)
Artinya : ”Apa yang ada di sisi kalian akan lenyap
dan apa yang ada di sisi Allah akan kekal.” (Q.S. An-Nahl : 96).
Orang yang
zuhud disebut zahid. Sikap zuhud menjadi penting untuk dimiliki oleh setiap
orang muslim karena syaitan selalu membisikkan agar semakin banyak yang didapat
manusia, maka semakin banyak pula keinginannya terhadap yang lain. Syaitan
menghendaki
agar
manusia menjadi makhluk yang matrealistis, serakah atau tamak sehingga lupa
terhadap dirinya sendiri karena mengejar dan mencari kebutuhan hidup dan
mendewakan harta atau materi. Orang seperti ini disebut matrealistis. Hadis Rasulullah :

Artinya :
“Diriwayatkan dari Anas r.a katanya: Rasulullah s.a.w telah bersabda: Anak Adam
menjadi semakin tua, tetapi ada dua perkara dari padanya yang akan
menjadikannya semakin muda yaitu: tamak (rakus) kepada harta dan tamak kepada
umur (H.R. Bukhari dan Muslim )

Artinya : "Orang beriman makan
dengan satu usus, sedang orang kafir makan dalam tujuh
Usus
(rakus)". (H.R. Bukhari dan Muslim).
Contoh
Zuhud :

Contoh
Matrealistis :

6. Tabel Pembiasaan Zuhud
|
No
|
Perilaku zuhud yang pernah kalian lakukan
|
|
1
|
|
|
2
|
|
|
3
|
|
|
4
|
|
|
5
|
|
1. Pengertian Tawakal
Tawakal berasal dari
akar kata at tawakkul yang dibentuk dari kata wakala artinya
menyerahkan, mempercayakan, mewakilkan urusan kepada orang lain. Secara
istilah, tawakal artinya berserah
diri kepada Allah SWT atas hasil usaha kita setelah berusaha dengan
sungguh-sungguh dan berdoa.
2. Dalil Naqli

Artinya : “Hai
orang-orang yang beriman, ingatlah kamu akan ni`mat Allah (yang diberikan-Nya)
kepadamu, di waktu suatu kaum bermaksud hendak menggerakkan tangannya kepadamu
(untuk berbuat jahat), maka Allah menahan tangan mereka dari kamu. Dan bertakwalah kepada Allah, dan hanya
kepada Allah sajalah orang-orang mu'min itu harus bertawakal.” (QS. Al Maidah :
11)
3. Contoh Tawakal :
2.2 Dalam menghadapi ulangan, kita
sudah belajar dengan sungguh-sugguh dan mengerjakan soal-soal dengan cermat dan
teliti, setelah itu pasrahkan dan menyerahkan keputusan atas hasil usaha kita kepada
Allah SWT.
2.3 Setelah seseorang bekerja mencari
nafkah dengan sungguh-sungguh, maka berapapun hasilnya nanti diserahkan kepada
Allah SWT Yang Maha Pemberi Rizki, Maha Pemurah, dan Maha Kaya.
2.4 Dikisahkan bahwa ada seorang
sahabat yang hendak pergi meninggalkan untanya begitu saja tanpa diikat. Ketika
ditanya oleh Rasulullah saw. mengapa dia membiarkannya untanya tanpa ikatan?
Apakah tidak khawatir kalau unta itu pergi begitu saja? Maka sahabat itu
menjawab bahwa dia bertawakal kepada Allah SWT. Penerapan tawakal oleh salah
seorang sahabat tersebut tidak dibenarkan oleh Rasul. Kemudian Rasul
mengajarkan agar dia berusaha mengikat unta itu terlebih dahulu, baru kemudian
berserah diri kepada Allah SWT. Kalau sudah diikat sedemikian rupa unta
tersebut masih lepas atau hilang, maka memang hal itu sudah menjadi kehendak
Allah SWT.
4. Manfaat
Tawakal
a.
Kalau
usaha seseorang sukses, maka orang yang tawakal meyakini bahwa kesuksesan itu
merupakan karunia Allah SWT yang harus disyukuri dan tidak perlu menjadi tinggi
hati.
b. Kalau usahanya tidak sukses, orang
yang tawakal tidak berputus asa dan tetap berusaha. Bahkan dia melakukan
introspeksi diri mengapa usahanya tersebut belum berhasil. Apakah ada sesuatu
yang kurang. Orang yang tawakal tetap meyakini bahwa kegagalan merupakan
keberhasilan yang tertunda.
5. Tabel
Pembiasaan Tawakal
|
No
|
Perilaku tawakal yang pernah kalian lakukan
|
|
1
|
|
|
2
|
|
|
3
|
|
|
4
|
|
|
5
|
|
RUH MENURUT METAFISIKA
0 komentar Minggu, 03 Maret 2013Manusia terdiri dari jasad dan ruh, seperti yang kita tahu bahwa setiap jasad pasti memerlukan makanan, begitupun dengan ruh. jasad memerlukan makanan seperti: nasi, ikan, daging, buah-buahan, sayur-sayuran dll. sedangkan untuk makanannya ruh adalah seperti: berzikir, membaca al-qur'an, shalat, ilmu/pengatahuan, pengalaman, wawasan dll.
Jika ruh yang ada di dalam diri kita tidak diberi makan, maka hati akan terasa kering dan otak/pikiran kita akan terasa hampa dan kosong. berzikir, membaca al-qur'an dan shalat adalah untuk memperkaya hati dan sedangkan ilmu/penetahuan, pengalaman serta wawasan adalah untuk memperkaya otak/pikiran.
Tugas TIK Kelas IX Smt Genap
0 komentar Senin, 14 Januari 2013
1. print out 10 search engine
2. Memborning video music 3gp, atau mpg ke vcd or dvd menggunakan nerro smart
3. bergabung dengan group tekinfokom mtsn kanigoro di fb
4. mengerjakan soal uji kompetensi ke-1 smt genap, untuk soal lihat di group tekinfokom pada fb atau blogger www.mujibtabasssam.blogspot.com link blogger mgmp tik atau www.klubmatsaneka.blogspot.com
2. Memborning video music 3gp, atau mpg ke vcd or dvd menggunakan nerro smart
3. bergabung dengan group tekinfokom mtsn kanigoro di fb
4. mengerjakan soal uji kompetensi ke-1 smt genap, untuk soal lihat di group tekinfokom pada fb atau blogger www.mujibtabasssam.blogspot.com link blogger mgmp tik atau www.klubmatsaneka.blogspot.com
Langganan:
Postingan (Atom)




